|
|
|
![]() |
|
Kab. Bonebolango | Pendidikan | Pariwisata | Agama, Seni, & Budaya | Transportasi | Layanan Umum & Akomodasi | Kesehatan | Istek | Dunia Kita | Dunia Islam | Indonesiaku | Musik Gratis | Link Anda | | Buku Tamu | |
|
|
Sekolah Lanjutan Jakarta--RRI Online--Di Provinsi Gorontalo terdapat 120 SLTP dan 820 SD negeri maupun swasta tersebar di dua kabupaten [Boalemo dan Gorontalo] dan satu kota [Gorontalo].
KOTA GORONTALO
KABUPATEN BOALEMO & POHUWATO
SMU
Negeri
DI PROVINSI GORONTALO TAHUN 2002
MADRASAH NEGERI
MADRASAH
ALIAH NEGERI
|
Sejarah Singkat IKIP (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Negeri Gorontalo merupakan perubahan dan peningkatan status dari STKIP Gorontalo. Perubahan status ini ditetapkan berdasarkan SK Presiden RI No. 19/2001 tentang Perubahan STKIP Gorontalo menjadi IKIP Negeri Gorontalo dan STKIP Singaraja menjadi IKIP Negeri Singaraja, tertanggal 5 Februari 2001.
Pada waktu diresmikan awal Februari 2001, IKIP Gorontalo memiliki empat fakultas, yakni Fakultas MIPA (Matematika dan IPA), PIPS (Pendidikan IPS), PBS (Pendidikan Bahasa dan Seni), dan IP (Ilmu Pendidikan), dengan jumlah mahasiswa hampir 3000 orang. Sebagai penjabat Rektor ditetapkan Prof. Dr. H. Nani Tuloli, mantan Ketua STKIP Gorontalo dua periode (1993-2002) dan mantan Dekan FKIP Unsrat Manado di Gorontalo (1990-1993). |
Hingga saat ini (2002) IKIP merupakan salah satu dua perguruan tinggi yang berbentuk IKIP dengan status negeri di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, Mendiknas, Dr. Abdul Malik Fadjar, menolak mengubah status IKIP Gorontalo menjadi universitas. Demikian pula dengan Gubernur Gorontalo, Ir. Fadel Muhammad, dengan alasan yang berbeda tidak menginginkan perubahan status IKIP Gorontalo menjadi universitas.
IKIP Negeri Gorontalo dipimpin
oleh seorang Rektor dan empat orang
Pembantu Rektor (PR) sebagai
berikut.
Rektor
Dr. Ir. Nelson Pomalingo,
M.Pd.
Pembantu Rektor I (Bidang
Akademik)
Drs. Syamsu Qamar Badu,
M.Pd.
Pembantu Rektor II (Bidang
Administrasi Umum dan Keuangan)
Drs. Rosman Ilato, M.Pd.
Pembantu Rektor III (Bidang
Kemahasiswaan)
Dra. Asna Aneta, M.Si.
Pembantu Rektor IV (Bidang
Perencanaan dan Kerja Sama)
Drs. Arfan Arsyad, M.Pd.
Fakultas, Jurusan, Program Studi,
dan Jenjang Pendidikan
Saat ini IKIP Gorontalo memiliki 5 fakultas, yang terdiri atas jurusan, program studi, serta jenjang sebagai berikut.Sivitas Akademika
|
|
|
Program Studi |
|
|
|
| 1 | Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) | Bahasa & Sastra Indonesia |
|
||
| Bahasa Inggris |
|
||||
| Pariwisata |
|
||||
| 2 | Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) | Pendidikan Ekonomi: Akuntansi, Koperasi, Perkantoran |
|
||
| Pendidikan Sejarah |
|
||||
| Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) |
|
||||
| 3 | Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) | Pendidikan Biologi |
|
||
| Pendidikan Matematika |
|
||||
| Pendidikan Kimia |
|
||||
| Pendidikan Fisika |
|
||||
Pendidikan Diploma III:
|
|
||||
| 4 | Ilmu Pendidikan (FIP) | Pendidikan Luar Sekolah Pendidikan Olahraga |
|
||
| Pendidikan Bimbingan & Konseling |
|
||||
| Manajemen Pendidikan |
|
||||
| Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) |
|
||||
| 5 | Teknik (FT) | Pendidikan Teknik Sipil |
|
||
| Pendidikan Teknik Elketro |
|
||||
| Pendidikan Teknik Infomatika |
|
||||
| Pendidikan Teknik Kriya [artistik] |
|
||||
| 6 | Pascasarjana |
|
Dibuka sejak tahun akademik 2002/2003 |
Pada Maret 2001 diadakan pemilihan Rektor IKIP Gorontalo yang pertama. Tokoh muda, Dr. Ir. Nelson Pomalingo, M.Pd., unggul dalam perolehan suara, menyisihkan empat kandidat rektor yang lain. Sepuluh bulan kemudian, tepatnya Senin, 14 Januari 2002, Mendiknas, Dr. Abdul Malik Fadjar, melantik dan mengambil sumpah Dr. Ir. Nelson Pomalingo, M.Pd. sebagai Rektor IKIP Gorontalo pertama untuk periode 2002-2006. Pelantikan tersebut merupakan realisasi SK Presiden RI No. 306/2001, tanggal 20 November 2001.Berdasarkan data yang ada pada tahun 1998 (masih STKIP), perguruan tinggi ini memiliki 239 tenaga dosen, terdiri atas:
Dari ke-239 tenaga dosen tersebut, 181 berkualifikasi pendidikan sarjana (S-1), 56 pascasarjana/magister (S-2), dan 2 doktor (S-3).
- 8 jabatan asisten,
- 148 lektor, dan
- 6 guru besar.
Pada pertengahan tahun 2002 IKIP Gorontalo telah memiliki:Kedelapan orang dosen guru besar/doktor tersebut adalah:
- 8 (4,24 %) orang dosen guru besar/doktor (S-3),
- 107 (40,38 %) orang dosen tamatan magister (S-2), dan
- 151 (56,98 %) orang dosen tamatan sarjana (S-1).
Selain itu, sesuai dengan data yang ada pada tahun 1998, IKIP Gorontalo memiliki 80 tenaga non-edukatif, terdiri atas:
- Prof. Dr. Hi. Nani Tuloli
- Prof. Dr. Hi. Mansoer Pateda
- Prof. Dra. Ha. Mintje Musa Kasim
- Prof. Drs. Hi. Ibrahim Polontalo
- Dr. Ir. Nelson Pomalingo, M.Pd.
- Dr. Hariati Said, M.S.
- Dr. Eros Tarah, M.Pd., dan
- Dr. Yosep Paramata, M.Pd.
- 76 tenaga administratif; dan
- 4 teknisi tetap.
Untuk menunjang proses belajar-mengajar, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, IKIP Gorontalo (1998) memiliki fasilitas (sarana & prasana), antara lain,
Bangunan yang dimiliki antara lain,
Sebagai sarana belajar, pada tahun yang sama (1998), perguruan tinggi ini memiliki koleksi 9.321 judul buku, terdiri atas 31.497 eksemplar.
Sejarah Singkat
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Amai Gorontalo yang berlokasi di Jalan Gelatik no. 1, Kota Gorontalo, 96112, dengan nomor telefon (62)-0435-822725 ini, memiliki perjalanan sejarah yang cukup panjang.Menurut data terakhir yang diperoleh Mei 2002, pada 1972 perguruan tinggi ini bernama Universitas Islam Gorontalo, yang kemudian berubah menjadi Fakultas Tarbiah Filial (Cabang) Gorontalo. Pada tahun 1984, perguruan tinggi ini menambah dua fakultas, yakni Fakultas Syariah dan Fakultas Usuluddin yang berinduk di IAIN Alauddin Ujungpandang (sekarang Makassar). Tahun 1987, Fakultas Tarbiah Filial Gorontalo ditingkatkan statusnya menjadi Fakultas Madya, sedangkan dua fakultas lainnya (Syariah dan Usuluddin) tetap menjadi filial atau cabang.
![]() |
Berdasarkan SK Presiden Nomor 11 Tahun 1987 yang menetapkan bahwa semua fakultas yang terdapat di daerah yang berinduk pada IAIN (Institut Agama Islam Negeri) harus diubah menjadi sekolah tinggi, maka ketiga fakultas (Tarbiah, Syariah, dan Usuluddin) yang ada di Gorontalo berubah menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), dengan nama STAIN Sultan Amai Gorontalo. Nama Sultan Amai ini diputuskan atas hasil seminar daerah yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi ini pada tahun 1987. Nama ini diambil dari nama seorang Raja di Kerajaan Gorontalo, Sultan Amai. Ia adalah seorang raja pertama di Kerajaan Gorontalo yang memeluk agama Islam. |
|
|
|
|
|
|
| 1 | Tarbiah | Pendidikan Agama Islam |
|
|
| Kependidikan Islam |
|
|||
| Manajemen Pendidikan Islam |
|
|||
| Guru Kelas Madrasah Ibtidaiah (GKMI) | ||||
| Guru pendidikan Agama SD / MI (GPAI) | ||||
| 2 | Syariah | Ahwalulsyahsiah (hukum kekeluargaan) |
|
|
| Muamalat Perbankan Islam |
|
|||
| 3 | Usuluddin | Akidah Filsafat |
|
|
| Komunikasi dan Penyiaran Islam. |
|
Sivitas Akademika
Pada tahun akademik 2001/2002 STAIN Sultan Amai Gorontalo memiliki jumlah sekitar:
Sebagai satu-satunya perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan agama Islam di Provinsi Gorontalo, STAIN Sultan Amai Gorontalo yang saat ini dinakhodai Drs. Muhmmad N. Tuli, M.Ag. sebagai Ketua, memiliki dua kampus, yakni :
Sejarah Singkat
Universitas Gorontalo (UG) merupakan perkembangan dan peningkatan status dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dualimo Pohalaa Gorontalo di Limboto. Pengalihan status ini didasarkan atas Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 80/D/0/2001, tanggal 10 Juli 2001. Perguruan tinggi ini didirikan pada tanggal 8 Oktober 1986.Universitas Gorontalo yang terletak di Jalan Jenderal Sidriman no. 247, Limboto 96219, telefon (62)-0435-881369, faksimile (62)-0435-880678, pada tahun 1997 (masih STIE), membuka program studi dan jenjang, dengan status sebagai berikut.
- Ekonomi Pembangunan (S-1, Terdaftar),
- Manajemen Perbendaharaan (S-1, Terdaftar),
- Manajemen Perusahaan (S-1, Diakui), dan
- Perencanaan Pembangunan (S-1, Terdaftar).
Pada tahun yang sama (1997) perguruan tinggi memiliki :
Sedangkan untuk sarana dan prasarana, perguruan tinggi ini memiliki, antara lain,509 mahasiswa, 17 dosen biasa, dan 31 dosen luar biasa. koleksi buku 848 judul, terdiri atas 1.417 eksemplar. tanah milik kampus seluas 17.226 m2, bangunan yang dimiliki 3.646 m2, dan
biaya kuliah Rp 300 ribu / tahun.
Pada tahun akademik 2001-2002, tepatnya awal Juli dan Agustus 2001 yang lalu, Universitas Gorontalo, yang dikomandani oleh Dr. Amir Tjoneng (menggantikan Prof. Dr. Jasin Tololi) sebagai Rektor, membuka dan menerima mahasiswa baru dengan fakultas, jurusan, dan program studi, dengan unsur pimpinan sebagai berikut.
|
|
|
Program Studi |
|
|
| 1 | Fakultas Ekonomi (Fekon) | Ilmu Manajemen |
|
Mohamad
Rolli Paramata, S.E. (Dekan),
Dra. Rugaiya Abdul, Yakup, S.E., dan Memoon Ibrahim, S.E. |
| 2 | Fakultas
Ilmu Sosial & Ilmu Politik
(Fisipol) |
Administrasi Negara |
|
Drs.
Ishak Kaaba, M.Si. (Dekan),
Syarif Lahani, S.H., Iwan Ahmad Sondakh, S.H. |
| Administrasi Niaga |
|
|||
| 3 | Fakultas
Teknik
(FTek) |
Teknik Sipil |
|
Ir.
Aleks Olii, M.Si. (Dekan),
Ir. Darwin Hinelo, Syamsul Qamar Ngabito, S.T., Ir. Yefri Saleh. |
| Teknik Mesin |
|
|||
| Teknik Industri |
|
|||
| 4 | Fakultas Pertanian (FTan) | Teknologi Pertanian |
|
Ir.
Syaiful Umela (Dekan), Iswan Dunggio, S.P.,
Abdul Hafidz, S.Pi., M.Si., Ir. Arfan Polontalo, M.P. |
| Perikanan dan Kelautan |
|
|||
| Kehutanan |
|
|||
| 5 | Fakultas
Kesehatan Masyarakat
(FKM) |
Kesehatan Masyarakat |
|
Yetti
Lamadlaw, M.B.A. (Dekan)
dan Emi Nuraini, S.K.M. |
| 6 | Program
Pascasarjana
UMI Makassar) |
Magister Manajemen (M.M.) |
|
|
| Magister Hukum (M.H.) |
|
|||
| Magister Pengkajian Islam (M.A.) |
|
Pada awal tahun 2002, Universitas Gorontalo, dengan ditopang dan didukung sepenuhnya oleh Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Makassar, membuat debut dan gebrakan baru, dengan langkah berani membuka program pascasarjana.
Universitas Gorontalo terletak di Jalan Jenderal Sudirman no. 247, Limboto 96219, telefon (62)-0435- 881369, faksimile (62)-0435-880678. Selain itu, Universitas Gorontalo memiliki kampus II yang terletak di Jalan Jamaluddin Malik no. 16, Kota Gorontalo, 96115.
Universitas Ichsan Gorontalo (UIG) merupakan perkembangan lanjutan dari Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer (STMIK) Ichsan Gorontalo dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ichsan Gorontalo. Universitas Ichsan Gorontalo yang mendapat mendapat pengesahan sebagai salah satu universitas swasta yang ada di Gorontalo, dengan status Terdaftar berdasarkan SK Mendiknas Nomor 84/D/0/2001, tanggal 10 Juli 2001.
Pada awal tahun akademik 2001-2002 Universitas Ichsan Gorontalo membuka kesempatan kepada para calon mahasiswa baru untuk menuntut ilmu di universitas ini, dengan fakultas, jurusan, jenjang, serta lama pendidikan sebagai berikut.
Sumber: Harian Gorontalo Post.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
||
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
||
|
|
Politik (Fisipol) |
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
|
(Sekolah Tinggi Manajemen & Ilmu Komputer) Ichsan |
|
|
|
|
|
||
|
|
|
||
|
|
(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Ichsan |
|
|
|
|
|
Sivitas Akademika
Pada Agustus 2001, Rektor Universitas Gorontalo, Drs. Gaffar Latjoke, M.Si., menerima secara resmi delapan dosen tetap yang menyandang gelar magister (S-2).Kedelapan dosen tetap tersebut adalah:
Pada tahun akademi 2001-2002 Universitas Ichsan Gorontalo mewujudkan ambisinya untuk menyiapkan 52 dosen tetap, 32 di antaranya menyandang gelar magister atau program strata (S-2).Mulyadi Tayeb, S.E., M.M., Bala, S.E., S.Sos., M.M., Muchdar S.T., M.M., Rahmisari, S.E., M.M., Rustan,S.H., M.H., Siti Haslina Said, S.H., M.H., Sri Dewi Nana, S.H., M.H., dan Andi Risna, S.H., M.H.
Akademi Sekretari dan Manajemen Indonesia (ASMI) Bina Taruna Gorontalo *) merupakan sekolah akademi pertama yang ada di Gorontalo, didirikan pada 23 November 1993, dan beralamat di Jalan Ki Hajar Dewantara no. 40, Gorontalo 96115, telefon (62)-0435-881662, 823294.
Jurusan/Program Studi, Jenjang,
dan Status
Pada tahun 1999 sesuai dengan data yang ada ASMI Bina Taruna Gorontalo membuka program studi dan jenjang pendidikan dengan status sebagai berikut.
Pada tahun 1999 akademi ini memiliki 112 orang mahasiswa, 13 dosen biasa, dan 19 dosen luar biasa. Untuk sarana dan prasarana, ASMI Bina Taruna Gorontalo memiliki buku perpustakaan sebanyak 268 judul, terdiri atas 310 eksemplar; tanah milik sendiri 10.000 m2, bangunan milik sendiri 619 m2, dan biaya kuliah Rp 300 ribu / tahun.
Alamat Kampus
ASMI, STT, dan STIA Bina Taruna Gorontalo merupakan tiga perguruan tinggi swasta yang ada di Gorontalo yang dimiliki oleh yayanan yang sama, dan beralamat di Jalan Siswa no. 40, Gorontalo 96115, telefon (62)-0435-881662, 823294.
Sumber: PTS Online.
Sekolah Tinggi Teknik (STT) Bina Taruna Gorontalo merupakan perkembangan lanjutan dari Akademi Sekretaris dan Manajemen Indonesia (ASMI). STT Bina Taruna Gorontalo didirikan pada tahun 1999, dengan membuka jurusan/program studi dan jenjang, dengan status sebagai berikut.
Perguruan ini beralamat di Jalan Ki Hajar Dewantara no. 40, Gorontalo 96115 (lihat ASMI Bina Taruna Gorontalo).Arsitektur, S-1, Terdaftar; dan Teknik Sipil, S-1, Terdaftar.
Pada tahun 1999 Badan atau Yayasan Penyelenggaraan Pendidikan ASMI Gorontalo membuka dua sekolah tinggi baru, yakni:
STIA Bina Taruna Gorontalo hanya membuka satu program studi, yakni:
Akademi Perawatan (Akper) Gorontalo yang lahir pada tahun 2001 merupakan perkembangan dan peningkatan status dari SPK (Sekolah Perawat Kesehatan) Gorontalo. Sebelumnya SPK merupakan hasil peleburan atau merjer dari berbagai jenis pendidikan kesehatan yang ada di Indonesia, khususnya di daerah Gorontalo, seperti pendidikan pembantu perawat dan juru imunisasi, yang berorientasi kepada pemenuhan tenaga para medis di lapangan, khususnya Puskesmas (pusat kesehatan masyarakat) dan pemenuhan tenaga para medis yang berorientasi kepada klinik atau rumah sakit (clinical oriented).Selain itu, SPK mengadakan pendidikan dan pelatihan lanjutan (setelah tamat SPK) yang dikhususkan kepada para wanita, dengan lama pendidikan satu tahun, yang dikenal dengan nama Program Pendidikan Bidan. Pendidikan tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga bidan seluruh desa di Indonesia, termasuk Timor Timur saat itu, yang jumlahnya kurang lebih 57.000 orang. Program pendidikan ini disponsori oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dalam hal ini gerakan Safe Motherhood 'Selamatkan Bunda', sebagai hasil kesepakatan Alma Ata. Program ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu atau mortality rate di Indonesia.
Seiring dengan perkembangan ilmu, teknologi, dan peningkatan mutu pendidikan, di mana kebutuhan tenaga para medis yang professional dan berkualitas merupakan satu kebutuhan dan keharusan, maka SPK (setingkat SLTA) ditingkatkan statusnya menjadi akademi, dalam hal ini akademi keperawatan (dengan berbagai variasi sebutan), yang setingkat dengan program diploma tiga (D-3), dengan sebutan atau gelar professional: Pendidikan Ahli Madya Keperawatan (PAM) Keperawatan atau Akademi Keperawatan. Untuk SPK Gorontalo stausnya ditingkatkan menjadi Akademi Perawatan (Akper) Gorontalo, yang telah memulai penerimaan mahasiswa baru yang pertama pada September 2000.
Atas kebijakan Departemen Kesehatan yang ingin menyederhanaan institusi dan sistem pendidikan yang ada di daerah-daerah dengan mendirikan politeknik, maka sejak tahun 1999 telah disusun rancangan pendiirian berbagai politeknik. Oleh karena itu, pada tahun 2001 Akper Gorontalo mengalami perubahan dan menjadi bagian dari Politeknik Kesehatan Manado, dengan menyediakan program studi Ilmu Keperawatan. Atas permintaan lembaga Community Health pada tahun 2002, Akademi Perawatan Gorontalo resmi menjadi bagian dari Politeknik Kesehatan Manado.
Untuk sarana belajar, Akper Gorontalo menggunakan rumah sakit dan puskesmas sebagai sarana penunjang praktik mahasiswa. Akper Gorontalo juga memiliki tenaga lain yang disebut Clinical Instructure (Instruktur Klinik) dari tempat praktik yang ditetapkan berdasarkan SK pimpinan perguruan tinggi, dengan memiliki kualifikasi pendidikan diploma tiga. Instruktur Klinik ini juga menggunakan tenaga dokter yang mengajar di tempat atau lahan praktik rumah sakit.
Untuk menjamin kualitas lulusannya, maka para dosen diharuskan mengikuti pendidikan S-1 (strata satu) atau Diploma IV (setara S-1) bidang keperawatan. Untuk mengikuti pendidikan S-1 tersebut para dosen harus memiliki latar belakang pendidikan D-3 bidang Keperawatan.Sampai dengan Mei 2002, Akper Gorontalo memiliki tenaga dosen dengan kualifikasi sebagai berkut:
Di samping itu, di antara para dosen tetap, ada yang memiliki pendidikan S-1 gabungan, yakni D-4 + S-1 Kependidikan, S-1 Keperawatan + S-1 Kependidikan.S-1 (berlatar belakang D-3 Keperawatan) 4 orang; S-1 Keperawatan 2 orang (sudah meninggal); D-4 (Diploma IV) Keperawatan 4 orang ( 1 orang sedang mengikuti pendidikan D-4 dan satu orang sedang mengikuti pendidikan S-2); dan S-1 Kesehatan Masyarakat 1 orang. Akper Gorontalo juga memiliki kira-kira 15 tenaga dosen tidak tetap, yang berasal dari IKIP Negeri Gorontalo (mengajar mata kuliah umum) dan tenaga dokter (umum dan spesialis) yang mengajar mata kuliah anatomi, fisiologi, dan patosiologi.
Menurut data terakhir (Mei 2002), Akper Gorontalo memiliki mahasiswa sebagai berikut:
Tingkat I Regular: 40 orang (asal SMU), Tingkat I Regular: 38 orang (asal SPK, nonpegawai), Tingkat I Ekstensi Pegawai Rumah Sakit: 38 orang, Tingkat II Regular: 40 orang (asal SMU), Tingkat II Ekstensi Pegawai: 36 orang (asal SPK, Puskesmas), dan Tingkat III Regular dari SMU: 36 orang.
Akper Gorontalo, yang kini menjadi bagian dari Politeknik Kesehatan Manado, yang dikomandai oleh Suwarty MobiliU, S.Kp., sebagai Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan di Gorontalo, beralamat di Kelurahan Tamalate, Kota Selatan, Gorontalo 96112, telefon (62)-0435-821953.Sedangkan untuk induknya, Poliklinik Kesehatan Manado, yang beralamat di Politekes Manado, tepatnya di Jalan Raya Malalayang, Manado, saat ini dipimpin oleh Dr. Frits Tambayong, M.S. Pejabat lain yang ada di Akper Gorontalo adalah Pembantu Direktur I Bidang Akademik dipimpin oleh Hans Sumarawow, S.Kp., Pembantu Direktur II Bidang Keuangan dan Kepegawaian dipimpin oleh Hengky, dan Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan dipimpin oleh Ade O., S.St.
Sumber: STAIN Sultan Amai Gorontalo.